Apakah Muntah Membatalkan Puasa? Ini Perinciannya

vomit while fasting: Neatly dressed Muslim man holding his stomach, feeling nauseous while fasting during the day.

Menjalankan ibadah puasa (al-แนฃawm) merupakan wujud ketaatan yang melatih kita untuk menahan diri (al-imsฤk) dari segala hal yang membatalkan, sejak fajar menyingsing hingga matahari terbenam. Namun, kondisi fisik manusia tidak selalu prima. Terkadang, rasa mual akibat penyakit, mabuk perjalanan, atau masuk angin menyerang secara tiba-tiba di siang hari Ramadhan. Kondisi ini sering kali bermuara pada … Baca Selengkapnya

Hukum Keluar Mani Karena Ciuman atau Sentuhan, Apakah Batal?

Kitab fiqih klasik terbuka dengan teks Arab di atas rehal kayu, jam saku, dan tasbih di bawah cahaya pagi Ramadhan yang tenang.

Ibadah puasa (al-แนฃawm) merupakan sarana penempaan jiwa yang menuntut seorang mukmin untuk merealisasikan al-imsฤk. Hakikat al-imsฤk bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga mengendalikan gejolak syahwat biologis dari terbit fajar hingga matahari terbenam. Dalam kehidupan berumah tangga, interaksi fisik antara suami dan istri menjadi perkara yang sangat peka tatkala sedang menjalankan puasa. Sering kali … Baca Selengkapnya

Apakah Obat Tetes Mata Membatalkan Puasa? Kajian Kitab Asna al-Matalib

Foto still life beresolusi tinggi yang elegan di atas meja kayu yang hangat, menampilkan kitab fikih klasik terbuka dalam bahasa Arab dan botol kecil obat tetes mata medis modern di sampingnya, dengan tasbih kayu yang melingkar. Pencahayaan dramatis dari samping.

Ibadah puasa menuntut seorang mukmin untuk mewujudkan al-imsฤk, yaitu menahan diri secara utuh dari segala perkara yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Dalam praktiknya, batasan mengenai hal-hal yang membatalkan puasa sering kali bersinggungan dengan kebutuhan medis keseharian. Salah satu persoalan yang kerap memicu keraguan di tengah umat adalah penggunaan tetes mata … Baca Selengkapnya

Hukum Bekam Saat Puasa Menurut Kitab Asna al-Matalib: Kajian Fiqih Syafi’i

Foto flat lay di atas meja kayu yang menampilkan manuskrip Fiqih Arab antik terbuka yang membahas hukum bekam (hijamah) saat berpuasa, di samping gelas bekam plastik modern, pompa sedot manual, dan tasbih kayu.

Bulan Ramadan adalah momen emas bagi seorang mukmin untuk melatih pengendalian diri (al-imsฤk) dan meningkatkan kualitas spiritual. Puasa bukan sebatas menahan dahaga dan rasa lapar, melainkan medium pembersihan jiwa. Dalam praktiknya, umat Islam sering kali dihadapkan pada persoalan medis atau terapi fisik di siang hari. Salah satunya adalah terapi bekam (แธฅijฤmah) dan bedah minor pengeluaran … Baca Selengkapnya

Analisis Fiqih: Kaidah Masuknya Benda (Al-‘Ain) ke Rongga Tubuh Saat Berpuasa

A scholarly flat lay photograph featuring an open classical Arabic Fiqh book relating to fasting rules, alongside modern medical items like eye drops and an inhaler, a glass of water, seeds, and a magnifying glass on a wooden table.

Ibadah puasa (al-แนฃawm) merupakan wujud nyata dari al-imsฤk, yakni menahan diri secara totalitas dari segala hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Tentu saja, ibadah yang mulia ini harus senantiasa diawali dengan niat puasa Ramadhan yang benar dan tulus. Dalam tradisi keilmuan mazhab Syafi’i, pembatal puasa yang paling sering terjadi dan … Baca Selengkapnya

Pahala Memberi Buka Puasa: Pembebasan dari Neraka & Doa Khusus

Sebuah kitab kuning kuno terbuka di samping segelas susu, segelas air, dan tiga butir kurma di atas meja kayu saat senja.

Bulan suci Ramadhan merupakan madrasah rohani yang mendidik setiap Muslim untuk mengasah ketajaman batin dan kepekaan sosial. Salah satu manifestasi dari kepekaan tersebut adalah amalan muwฤsฤh (empati dan kepedulian) terhadap sesama hamba Allah yang sedang menjalankan ibadah puasa. Di dalam literatur Islam klasik, terkhusus pada kitab Kanzun Najah was Surur karya Syeikh Abdul Hamid Quds, … Baca Selengkapnya

Adab Buka Bersama: Doa untuk Tuan Rumah Buka Puasa (Kajian Al-Adzkar)

A Muslim guest praying for the host's well-being after finishing a communal iftar in a warm atmosphere.

Tradisi berkumpul untuk membatalkan puasa (berbuka) bersama kerabat atau sahabat senantiasa mewarnai indahnya bulan suci Ramadhan. Praktik jamuan ini sejatinya melampaui batas rutinitas makan semata. Berbagi hidangan berbuka adalah sebuah sarana ibadah bernilai tinggi apabila pelakunya membingkai niat dengan ikhlash dan menjauhi sifat riyaโ€™. Bagi seorang tamu yang diundang, menghadiri jamuan berbuka menuntut penerapan etika … Baca Selengkapnya

Doa Buka Puasa Shahih Sesuai Sunnah & Koreksi Lafalnya (Kitab Al-Adzkar)

A Muslim praying fervently in front of dates and water at sunset, awaiting the time to break the fast.

Ibadah puasa merupakan Perjalanan spiritual yang bermula sejak kita melangitkan bacaan doa melihat hilal awal bulan hijriyah ini akan terasa semakin bermakna ketika ditutup dengan syukur di waktu Maghrib. Keluhuran budi menuntut kita untuk meneladani Rasulullah ๏ทบ dalam membasahi lisan dengan doa, mensyukuri rezeki, dan memohon rahmat-Nya di waktu mustajab berbuka. Momen berbuka bukan sekadar … Baca Selengkapnya

Cara Menahan Amarah Saat Puasa: Makna Inni Shaim & Adab Lisan

A Muslim man smiling patiently, placing his hand on his chest as a symbol of restraining his anger and saying 'Inni Saim' (I am fasting).

Ibadah puasa (al-แนฃawm) merupakan madrasah spiritual yang melatih seorang mukmin untuk menahan hawa nafsu. Tuntunan syariat menetapkan bahwa puasa bukan sekadar memenjarakan perut dan kemaluan dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Lebih dari itu, puasa adalah proses tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) yang menuntut pelakunya untuk memelihara lisan dan hati dari sifat-sifat tercela. Berbekal rujukan dari … Baca Selengkapnya

Hukum Mencium Istri Saat Puasa Ramadhan: Batal atau Tidak? (Kajian Kitab Asna al-Matalib)

A Muslim husband respectfully kisses his wife's forehead as a permissible (mubah) form of affection during the Ramadan fast.

Ibadah puasa (al-แนฃawm) merupakan medium pendisiplinan jiwa dan raga. Esensi utamanya terletak pada al-imsฤk, yakni menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam. Bagi individu yang telah berumah tangga, tantangan puasa meluas pada tata cara berinteraksi secara fisik dengan pasangan sah mereka di siang hari. Banyak pertanyaan muncul dari … Baca Selengkapnya