Hukum Mencium Istri Saat Puasa Ramadhan: Batal atau Tidak? (Kajian Kitab Asna al-Matalib)

A Muslim husband respectfully kisses his wife's forehead as a permissible (mubah) form of affection during the Ramadan fast.

Ibadah puasa (al-αΉ£awm) merupakan medium pendisiplinan jiwa dan raga. Esensi utamanya terletak pada al-imsāk, yakni menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam. Bagi individu yang telah berumah tangga, tantangan puasa meluas pada tata cara berinteraksi secara fisik dengan pasangan sah mereka di siang hari. Banyak pertanyaan muncul dari … Baca Selengkapnya

Dzikir & Doa Puasa Ramadhan Terlengkap (Kitab Al-Adzkar An-Nawawi)

A Muslim prostrates with deep reverence (khushoo) during the qiyam al-layl night prayer, immersed in the brightly lit and serene ambiance of a mosque on a Ramadan night.

Bulan suci Ramadhan dan ibadah puasa secara umum memiliki kedudukan agung dalam syariat Islam. Agar ibadah ini mencapai derajat kesempurnaan, seorang hamba perlu menghiasi lisannya dengan dzikir dan doa yang bersumber dari sunnah Nabi Muhammad shallallahu β€˜alaihi wa sallam. Artikel ini menyajikan panduan lengkap dzikir dan doa puasa berdasarkan rujukan utama Mazhab Syafi’i, yakni Kitab … Baca Selengkapnya

Hukum Keluar Mani Tanpa Sentuhan Saat Puasa: Analisis Kitab Asna al-Matalib

The Book of Asna al-Matalib: A Reference for the Ruling on Semen Emission Without Physical Contact During Fasting

Dalam menjalankan ibadah puasa (al-αΉ£awm) di bulan Ramadhan, seorang mukmin diuji tidak hanya dengan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mengendalikan gejolak syahwat. Hakikat puasa adalah al-imsāk, sebuah upaya menahan diri yang totalitas dari segala hal yang membatalkan sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. ​Sering kali muncul kebingungan di kalangan masyarakat mengenai batasan-batasan yang berkaitan … Baca Selengkapnya

Hukum Onani Saat Puasa dan Batasan Sentuhan Fisik Menurut Fiqih

Kitab kuning Asna al-Matalib karya Syaikh Zakariyya al-Anshari di atas rehal kayu, referensi fiqih hukum onani dan sentuhan saat puasa.

Dalam menjalankan ibadah puasa (al-αΉ’awm), seorang mukmin dituntut tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mengendalikan hawa nafsu. Hakikat puasa adalah al-Imsāk, sebuah mekanisme pengendalian diri total dari segala hal yang membatalkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Di era modern ini, muncul berbagai pertanyaan penting terkait batasan interaksi fisik yang tidak sampai pada … Baca Selengkapnya

Hukum Jimak Saat Terbit Fajar dan Konsekuensinya dalam Puasa

An analog wall clock shows the time for **Fajr** in front of a window with soft bluish dawn light, with an open fiqh book and prayer beads resting on a wooden table.

Dalam dimensi Fiqih dan Tasawuf, puasa (al-αΉ’awm) bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Hakikatnya adalah al-Imsāk, sebuah mekanisme pengendalian diri yang ketat dari segala hal yang membatalkan, termasuk syahwat biologis. Di antara sekian banyak pembatal puasa, hukum jimak saat puasa atau bersetubuh di siang hari bulan Ramadhan menempati posisi pelanggaran berat (jināyah) yang memiliki konsekuensi … Baca Selengkapnya

Lupa Makan dan Ragu Waktu Imsak/Maghrib: Sahkah Puasanya?

Seorang pria Muslim dengan ekspresi terkejut melihat jam dinding sambil memegang sendok makan, ilustrasi lupa makan saat puasa.Seorang pria Muslim dengan ekspresi terkejut melihat jam dinding sambil memegang sendok makan, ilustrasi lupa makan saat puasa.

Menjalani ibadah puasa, baik itu puasa Ramadhan, puasa Qadha, maupun puasa sunnah (seperti Senin Kamis), terkadang diwarnai dengan kejadian-kejadian di luar kendali kita. Seringkali kita mendengar cerita teman yang lupa makan saat puasa, atau mungkin kita sendiri pernah terbangun kesiangan dan nekat makan sahur saat adzan subuh karena ragu apakah fajar sudah terbit atau belum. … Baca Selengkapnya

Hukum Menelan Ludah, Dahak, dan Muntah Saat Puasa Menurut Kitab Asna al-Matalib

Seorang pria Muslim sedang membersihkan mulut dengan siwak sambil bercermin, ilustrasi menjaga kebersihan mulut saat puasa.Seorang pria Muslim sedang membersihkan mulut dengan siwak sambil bercermin, ilustrasi menjaga kebersihan mulut saat puasa.

Pernahkah Anda terbangun di siang hari bulan Ramadhan dengan tenggorokan berlendir karena flu? Atau mungkin Anda ragu setelah berkumur-kumur wudhu, apakah sisa rasa air di mulut boleh ditelan? Masalah seputar area mulut dan tenggorokan ini memang sering bikin bingung. Di satu sisi, kita tahu bahwa memasukkan sesuatu ke rongga tubuh membatalkan puasa. Tapi di sisi … Baca Selengkapnya

Apakah Suntik, Infus, dan Obat Tetes Membatalkan Puasa? Bedah Tuntas Kaidah Masuknya Benda ke Rongga Tubuh

Peralatan medis seperti stetoskop, suntikan, dan obat botol di samping kitab kuning terbuka dengan tasbih di atas meja kayu.

Saat bulan Ramadhan tiba, sering kali muncul pertanyaan-pertanyaan medis yang membuat kita ragu. “Kalau saya sakit gigi lalu menelan obat, jelas batal. Tapi bagaimana kalau disuntik?” atau “Bolehkah memakai obat tetes telinga saat siang hari?”. Keraguan ini sebenarnya berakar pada satu kaidah fiqih yang sangat mendasar dalam mazhab Syafi’i, yakni kaidah batal puasa karena benda … Baca Selengkapnya

Hukum Jimak, Onani, dan Mencium Pasangan Saat Puasa (Kitab Asna al-Matalib)

Pasangan suami istri Muslim duduk berjarak membaca Al-Qur'an di ruang tamu yang terang pada siang hari bulan Ramadhan, simbol menahan diri.

Menjalankan ibadah puasa bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga. Bagi banyak orang, tantangan terbesar justru terletak pada kemampuan mengendalikan hawa nafsu atau syahwat. Seringkali muncul pertanyaan di benak kita, terutama bagi pasangan suami istri muda: “Sejauh mana boleh bermesraan saat siang hari?”, “Apakah tidak sengaja memandang lawan jenis lalu keluar mani membatalkan puasa?”, atau … Baca Selengkapnya

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa: Panduan Lengkap & Terperinci (Bedah Kitab Asna al-Matalib)

Kitab kuning Asna al-Matalib terbuka di atas meja kayu dengan kacamata, tasbih, dan lentera.

Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan membutuhkan ilmu yang presisi. Bukan sekadar menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari, tetapi juga menjaga diri dari segala hal-hal yang membatalkan puasa (mufattirat). Seringkali, keraguan muncul di tengah masyarakat: “Apakah ngupil membatalkan puasa?”, “Bagaimana hukum sikat gigi dan menelan ludah?”, atau “Sahkah puasa jika saya … Baca Selengkapnya