Terjemah & Penjelasan Fathul Mu’in: Hukum Puting Susu yang Terkena Muntah Bayi

Kitab kuning Fathul Mu'in terbuka dengan kacamata dan perlengkapan bayi di sampingnya, ilustrasi kajian fiqih menyusui.

Bagi para santri atau pengkaji fiqih, kitab Fathul Mu’in karya Syaikh Zainuddin Al-Malibari adalah referensi yang sangat akrab. Namun, seringkali teks yang padat (ijaz) membuat kita perlu berhati-hati dalam memahaminya, terutama ketika menyangkut masalah sehari-hari seperti merawat bayi. Salah satu pembahasan yang paling sering dicari solusinya oleh ibu-ibu muda adalah Panduan Lengkap Fiqih Thaharah bagi … Baca Selengkapnya

Panduan Lengkap Fiqih Thaharah bagi Ibu Menyusui dan Merawat Bayi (Kajian Kitab Kuning)

Ibu muslimah berhijab menggendong bayi tidur dengan latar belakang kitab kuning, ilustrasi artikel fiqih menyusui.

Menjadi seorang ibu adalah perjalanan ibadah yang luar biasa. Namun, di tengah kebahagiaan merawat si kecil, seringkali muncul kebingungan terkait masalah ibadah, khususnya perihal thaharah (bersuci). Salah satu pertanyaan yang paling sering menghantui benak ibu-ibu muda adalah: “Apakah baju saya najis karena terkena gumoh bayi?” atau “Sahkah shalat saya jika puting payudara bekas menyusui bayi … Baca Selengkapnya

Hukum Menyucikan Najis dengan Air Zamzam: Bolehkah atau Makruh?

Kendi berisi air zamzam di Masjidil Haram bersanding dengan gayung pembersih, mengilustrasikan hukum fiqih penggunaannya untuk najis.

Bagi umat Islam, air zamzam bukan sekadar air biasa. Ia adalah air yang penuh berkah, memiliki sejarah panjang yang terhubung dengan Nabi Ismail dan ibundanya, Hajar, serta berada di tanah suci Makkah. Karena kemuliaannya ini, banyak dari kita yang sangat menjaga adab ketika berinteraksi dengan air zamzam, biasanya hanya meminumnya untuk mengharap kesembuhan atau keberkahan. … Baca Selengkapnya

Cara Menyucikan Air Sumur yang Terkena Najis Menurut Kitab Asna al-Matalib

A man points to an open page of Asnā al-Maṭālib on a table beside an old stone well. In the background, someone is pouring clean water from a large bucket into the well, illustrating the process of purifying the water.

Pernahkah Anda mengalami kejadian kurang menyenangkan saat hendak bersuci? Misalnya, saat menimba air sumur, tiba-tiba Anda menemukan bangkai cicak, tikus, atau kotoran lain di dalamnya. Rasa was-was pasti langsung muncul. Apakah air ini masih sah dipakai wudu? Apakah harus dikuras habis sampai kering? Banyak orang beranggapan bahwa solusi satu-satunya adalah menguras sumur (nazh). Padahal, dalam … Baca Selengkapnya

Cara Menyucikan Air Najis dan Musta’mal Menjadi Suci: Ngaji Kitab Asna al-Mathalib

Ilustrasi air dalam wadah bermulut lebar yang dicelupkan ke dalam air tenang hingga permukaannya sejajar, menggambarkan syarat sah penyucian air mutanajjis menjadi dua qullah.

Pernahkah Anda mengalami kejadian menyebalkan saat air di dalam ember atau bak mandi kemasukan benda najis? Padahal, air itu sangat kita butuhkan. Dalam fiqih Mazhab Syafi’i, air yang volumenya sedikit (kurang dari dua qullah) memang sangat sensitif. Begitu terkena najis, meski tidak berubah warna, bau, atau rasanya, air tersebut langsung dihukumi mutanajjis (terkena najis) dan … Baca Selengkapnya

Najis Ma’fu ‘Anhu: Apa Saja Najis yang Dimaafkan dalam Shalat Menurut Kitab Al-Iqna’?

Ilustrasi muslim sedang shalat dengan teks Najis Ma'fu 'Anhu, panduan fiqih tentang darah nyamuk dan jerawat yang dimaafkan

Pernahkah Anda merasa was-was saat hendak shalat karena melihat bercak darah kecil bekas gigitan nyamuk di lengan baju? Atau mungkin jerawat di wajah tiba-tiba pecah saat sedang wudhu, dan Anda bingung apakah harus membasuh seluruh wajah lagi atau cukup membiarkannya? Dalam fikih Syafi’i, kita mengenal istilah najis ma’fu ‘anhu. Ini adalah kategori najis yang dimaafkan … Baca Selengkapnya

Najis Mukhaffafah: Cara Mensucikan Air Kencing Bayi Laki-Laki Menurut Kitab Al-Iqna’

A blog featured image illustration showing a hand gently sprinkling water from a small bowl onto a white cloth to purify it. Next to the cloth is a brown book titled 'KITAB AL-IQNA''. The background features a soft-focus image of a sleeping baby boy.

Bagi orang tua baru, urusan popok dan ompol seringkali menjadi makanan sehari-hari. Di tengah kesibukan mengurus si kecil, Islam hadir memberikan kemudahan dalam berbagai aspek ibadah, termasuk soal bersuci atau thaharah. Salah satu keringanan yang sering ditanyakan adalah tentang air kencing bayi laki-laki. Banyak yang pernah mendengar kalau pipis bayi laki-laki itu “lebih ringan” cara … Baca Selengkapnya

Hukum Bulu Kucing dalam Islam: Apakah Najis Jika Terbawa Sholat?

A Muslim woman wearing a brown mukena (prayer garment) is sitting on a prayer mat holding a tasbih (prayer beads). An orange cat is sleeping curled up next to her on the same prayer mat. The background is a bright living room with a wooden table, a stack of books, and a framed calligraphy reading 'La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah'. Large white text at the bottom of the image reads: 'HUKUM BULU KUCING DALAM ISLAM: APAKAH NAJIS JIKA TERBAWA SHOLAT?'.

Bagi para pencinta kucing atau “anabul” (anak bulu), momen bermain dengan hewan kesayangan adalah waktu yang paling menyenangkan. Tapi, ada satu masalah klasik yang selalu bikin pusing: bulu rontok di mana-mana. Di sofa, di kasur, bahkan menempel di baju yang hendak dipakai ibadah. Kondisi ini sering memunculkan pertanyaan besar di benak kita. Bagaimana sebenarnya hukum … Baca Selengkapnya

Hukum Bulu Hewan, Minyak Kesturi, dan Wadah Najis: Kajian Kitab Asna al-Matalib

itab kuno Asna al-Matalib Syarh Raud ath-Thalib dengan sampul kulit, diletakkan di meja kayu di samping botol minyak kesturi (misk), kantong misk kering, bulu domba, dan wadah tanah liat.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bersentuhan dengan benda-benda yang berasal dari hewan. Mulai dari jaket kulit, baju berbahan wol, hingga parfum minyak kesturi yang wanginya khas. Namun, pernahkah terlintas di pikiran Anda bagaimana status kesucian benda-benda tersebut menurut fiqh Syafi’i? Apakah bulu domba yang dicukur saat hewannya masih hidup itu najis? Atau bagaimana hukumnya menggunakan … Baca Selengkapnya

Apakah Istinja Perlu Niat? Menjawab Keraguan Seputar Bersuci

Is Intention Required for Istinjāʾ?

Istinja’, atau membersihkan qubul dan dubur setelah buang air kecil atau besar, adalah bagian penting dari taharah (bersuci) dalam Islam. Ini adalah langkah awal sebelum seorang muslim bisa melaksanakan ibadah yang mempersyaratkan suci dari hadats, seperti salat. Namun, muncul pertanyaan di benak sebagian orang: apakah istinja perlu niat seperti halnya wudhu atau mandi wajib? Memahami … Baca Selengkapnya