Banyak dari kita mencari ketenangan hati dan kelancaran rezeki di tengah kesibukan sehari-hari. Salah satu “jalan langit” yang diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah mengerjakan sholat dhuha. Ibadah sunnah ini sering disebut sebagai kunci pembuka pintu rezeki dan bernilai sedekah bagi seluruh persendian tubuh.
Namun, seringkali muncul pertanyaan: sholat dhuha jam berapa yang paling utama? Bolehkah sholat dhuha jam 6.30 pagi? Atau, bagaimana bacaan niat sholat dhuha dan doanya yang benar sesuai tuntunan ulama?
Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas panduan sholat dhuha berdasarkan referensi kitab fikih klasik yang muktabar, yaitu Fathul Mu’in karya Syaikh Zainuddin Al-Malibari dan syarahnya, I’anah at-Talibin.
Apa Itu Sholat Dhuha?
Secara sederhana, sholat dhuha adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu pagi hari saat matahari mulai meninggi hingga menjelang waktu zuhur. Dalam kitab Fathul Mu’in dijelaskan kedudukan istimewanya:
ويسن (الضحى) لقوله تعالى: * (يسبحن بالعشي والاشراق) * قال ابن عباس: صلاة الاشراق صلاة الضحى
(Dan) disunnahkan sholat (Dhuha) berdasarkan firman Allah Ta’ala: ‘Mereka bertasbih pada waktu petang dan pagi hari (Isyraq).’ Ibnu Abbas berkata: ‘Sholat Isyraq adalah shalat Dhuha.’
Ini menunjukkan bahwa manfaat sholat dhuha sangat besar, bahkan disandingkan dengan tasbihnya alam semesta.
Waktu Sholat Dhuha: Kapan Mulai dan Berakhir?

Mengetahui waktu dhuha sangat penting agar ibadah kita sah. Berdasarkan kitab I’anah at-Talibin, ada dua fase waktu yang perlu Anda pahami.
1. Waktu Awal dan Batas Sholat Dhuha
Sholat dhuha mulai jam berapa? Waktunya dimulai saat matahari naik setinggi satu tombak (kira-kira 15-20 menit setelah terbit).
- Apakah boleh sholat dhuha jam 6 pagi? Jika jam 6 pagi matahari baru saja terbit (syuruq), maka sebaiknya tunggu sebentar hingga matahari naik (sekitar jam 06.15 atau 06.30 tergantung lokasi dan musim) untuk menghindari waktu yang dimakruhkan.
- Batas waktu sholat dhuha adalah hingga matahari tergelincir atau sesaat sebelum waktu Zuhur (fase zawal).
2. Waktu Utama (Waktu Ikhtiar)
Meskipun boleh dikerjakan pagi sekali, ada waktu yang paling disukai atau waktu ikhtiar.
والاختيار فعلها عند مضي ربع النهار لحديث صحيح فيه
Waktu yang terpilih (ikhtiar/terbaik) adalah mengerjakannya ketika telah berlalu seperempat siang berdasarkan hadits shahih.
Jadi, jam berapa sholat dhuha yang paling afdal? Jawabannya adalah sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 pagi. Rasulullah SAW menyebutnya sebagai Shalat Awwabin (sholatnya orang-orang yang bertaubat), yaitu saat anak unta mulai kepanasan karena terik matahari.
Jumlah Rakaat Sholat Dhuha
Dhuha berapa rakaat yang sebaiknya kita kerjakan?
- Minimal: 2 rakaat.
- Maksimal: Mayoritas ulama mengatakan 8 rakaat berdasarkan sebuah hadits dibawah ini, namun ada pendapat dalam kitab Ar-Rawdah yang membolehkan hingga 12 rakaat.
Dalam riwayat Abu Dawud:
صلى سبحة الضحى ثماني ركعات، وسلم من كل ركعتين
Artinya:
Rasulullah ﷺ sholat dhuha 8 rakaat dan salam setiap dua rakaat.
Tata Cara Sholat Dhuha 4 Rakaat
Jika Anda ingin mengerjakan sholat dhuha 4 rakaat atau lebih, caranya adalah dengan melakukan 2 rakaat salam, kemudian 2 rakaat salam lagi. Jadi, sholat dhuha 4 rakaat berapa salam? Jawabannya adalah dua kali salam. Hal ini berdasarkan hadits riwayat Abu Dawud bahwa Nabi SAW memisahkan setiap dua rakaat dengan salam.
Niat dan Tata Cara Sholat Dhuha
Berikut adalah tata cara sholat dhuha lengkap dengan bacaan niatnya:
1. Bacaan Niat Sholat Dhuha
Bagi Anda yang ingin mengerjakan dhuha, niat sholat dhuha 2 rakaat sendiri di rumah atau ditempat lain, 2 rakaat atau 8 rakaat bacaannya sama, karena melakukan shalat dhuha lebih dari 2 rakaat dilakukan dengan 2 rakaat salam dan setelah salam diharuskan niat lagi saat takbiratul ihram. Berikut lafalnya:
Arab:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatad dhuha rak’ataini lillaahi ta’alaa.
Artinya: “Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
2. Membaca Surat Pendek
Dalam I’anah at-Talibin dijelaskan strategi membaca surat agar mendapat keutamaan maksimal.
- Cara Umum: Rakaat pertama membaca surat Asy-Syams, rakaat kedua membaca Ad-Dhuha.
- Cara Imam Ramli: Rakaat pertama Al-Kafirun, rakaat kedua Al-Ikhlas (karena pahalanya setara 1/4 dan 1/3 Al-Qur’an).
- Cara Paling Utama (Gabungan):
- Rakaat ke-1: Baca Asy-Syams + Al-Kafirun.
- Rakaat ke-2: Baca Ad-Dhuha + Al-Ikhlas.
Doa Sholat Dhuha dan Artinya

Setelah selesai sholat, sangat dianjurkan membaca doa dhuha. Berikut adalah doa setelah sholat dhuha yang masyhur dan tercantum dalam kitab I’anah at-Talibin (Juz 1 Hal 295):
1. Doa Utama Sholat Dhuha
ويسن (الضحى) … (فائدة) إذا فرغ من صلاتها دعا بهذا الدعاء
Arab:
اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاؤُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِيْ فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ، وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ، بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ، آتِنِيْ مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Latin:
Allahumma innad dhuha-a dhuha-uka, wal baha-a baha-uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ‘ishmata ‘ishmatuka. Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa-akhrijhu, wa in kana mu’siran fayassirhu, wa in kana haraman fathahhirhu, wa in kana ba’idan faqarribhu, bihaqqi dhuha-ika wa baha-ika wa jamalika wa quwwatika wa qudratika, aatini ma ataita ‘ibadakas shalihin.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan penjagaan adalah penjagaan-Mu.
Ya Allah, jika rezekiku ada di langit maka turunkanlah, jika ada di bumi maka keluarkanlah, jika sulit maka mudahkanlah, jika haram maka sucikanlah, jika jauh maka dekatkanlah. Dengan hak dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh.”
2. Bacaan Tambahan Setelah Sholat Dhuha
Selain doa di atas, kitab I’anah at-Talibin juga menyarankan tambahan doa berikut agar permohonan kita lebih kuat:
Arab:
اللَّهُمَّ بِكَ أُصَاوِلُ، وَبِكَ أُحَاوِلُ، وَبِكَ أُقَاتِلُ
Latin:
Allahumma bika ushawilu, wa bika uhawilu, wa bika uqatilu.
Artinya: “Ya Allah, dengan-Mu aku bergerak, dengan-Mu aku berusaha, dan dengan-Mu aku berjuang.”
Lalu ditutup dengan istighfar sebanyak 40 atau 100 kali:
Arab:
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ
Latin:
Rabbighfirli warhamni watub ‘alayya innaka antat tawwabur rahim.
Artinya: Wahai Tuhanku rahmatilah hamba, terimalah taubat hamba sesungguhnya Engkau Maha Menerima Taubat dan Maha Penyayang.
Tabel Ringkasan Waktu Sholat Dhuha
| Keterangan Waktu | Jam (Perkiraan) | Status Hukum |
| Terbit Matahari (Syuruq) | 05.30 – 05.45 | Haram/Makruh (Tunggu) |
| Awal Waktu Dhuha | 06.00 – 06.30 | Boleh (Matahari setinggi tombak) |
| Waktu Terbaik (Ikhtiar) | 09.00 – 10.30 | Sangat Dianjurkan (1/4 Siang) |
| Batas Akhir | 11.30 – 11.45 | Boleh (Sebelum waktu zawal) |
| Waktu Zawal | 11.45 ke atas | Dilarang (Matahari di tengah) |
Khasiat Sholat Dhuha dan Kesimpulan
Khasiat sholat dhuha bukan hanya sekadar pelancar rezeki materi. Lebih dari itu, ia adalah bentuk rasa syukur kita atas 360 persendian tubuh yang sehat. Dengan rutin mengerjakannya, kita termasuk dalam golongan Awwabin (hamba yang kembali taat).
Tidak perlu memberatkan diri. Anda bisa memulai dengan sholat dhuha 2 rakaat saja sebelum berangkat kerja atau di sela-sela aktivitas kantor. Jika ada waktu luang, silakan tambah menjadi 4 atau 8 rakaat.
Semoga panduan ini membantu Anda memahami cara sholat dhuha yang benar. Mari jadikan dhuha sebagai kebutuhan, bukan sekadar beban kewajiban.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Sholat dhuha jam berapa sampai jam berapa?
Sholat dhuha dimulai saat matahari naik setinggi tombak (sekitar 15 menit setelah terbit) dan berakhir sesaat sebelum waktu Zuhur (sekitar 15 menit sebelum adzan Zuhur).
2. Apakah boleh sholat dhuha 4 rakaat sekaligus tanpa salam?
Meski ada pendapat yang membolehkan, namun yang paling utama dan sesuai sunnah adalah melakukan salam setiap dua rakaat (matsna-matsna), sebagaimana dijelaskan dalam riwayat Abu Dawud.
3. Apa bacaan sholat dhuha jika tidak hafal surat Ad-Dhuha?
Tidak masalah. Anda boleh membaca surat pendek apa saja yang Anda hafal, seperti Al-Kafirun atau Al-Ikhlas. Bahkan menurut sebagian ulama, membaca Al-Kafirun dan Al-Ikhlas memiliki keutamaan tersendiri.
4. Bolehkah sholat dhuha jam 11 siang?
Boleh, selama belum masuk waktu dilarang sholat (saat matahari tepat di atas kepala/zawal). Jam 11 siang biasanya masih masuk dalam rentang waktu yang diperbolehkan.
5. Apakah sholat isyraq sama dengan dhuha?
Dalam kitab disebutkan:
والأوجه أن ركعتي الإشراق من الضحى
Artinya:
Pendapat yang kuat: sholat isyraq termasuk bagian dari sholat dhuha.
Referensi
Shaṭṭā, ʿUthmān ibn Muḥammad, Abū Bakr (al-Mashhūr bi-al-Bakrī) ad-Dimyāṭī. Iʿānat aṭ-Ṭālibīn ʿalā Ḥall Alfāẓ Fatḥ al-Muʿīn (Ḥāshiyah ʿalā Fatḥ al-Muʿīn bi-Sharḥ Qurrat al-ʿAyn bi-Muhimmat ad-Dīn). 1st ed. Beirut: Dār al-Fikr, 1997.




