Tanda Tanda Baligh Menurut Ilmu Fiqih dalam Kitab Safinatun Naja

Bagi setiap orang tua Muslim, melihat anak tumbuh besar adalah anugerah. Namun, ada satu fase kritis yang sering membuat bingung: masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa atau akil baligh. Kapan sebenarnya kewajiban ibadah seperti shalat dan puasa berlaku penuh bagi mereka?

Banyak orang mengira dewasa itu hanya soal angka 17 tahun. Padahal, tanda baligh menurut ilmu fiqih memiliki parameternya sendiri yang cukup unik dan detail. Memahami hal ini sangat krusial agar kita tidak terlambat membimbing anak menunaikan kewajiban agamanya.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tuntas apa saja tanda tanda baligh berdasarkan referensi kitab kuning yang populer di Indonesia, yaitu Safinatun Naja dan penjelasannya dalam kitab Kashifatus Saja.

Apa Itu Baligh dan Mengapa Penting?

Secara bahasa, baligh berarti “sampai”. Dalam istilah syariat, ini adalah titik ketika seorang anak mulai terkena beban hukum (taklif). Sebelum baligh, pena catatan dosa dan pahala mungkin belum berlaku penuh. Namun begitu tanda-tanda itu muncul, status mereka berubah total di hadapan Allah.

Untuk itu, mari kita lihat langsung sumber aslinya. Berikut adalah redaksi dari kitab Kashifatus Saja karya Syekh Nawawi Al-Bantani (halaman 40-41) yang menjelaskan bab ini:

فصل: في بيان بلوغ المراهق والمعصر (علامات البلوغ ثلاث) في حق الأنثى واثنان في حق الذكر أحدها (تمام خمس عشرة سنة) قمرية تحديدية باتفاق (في الذكر والأنثى) وابتداؤها من انفصال جميع البدن. (و) ثانيها (الاحتلام) أي الإمناء وإن لم يخرج المني من الذكر كأن أحسب بخروجه فأمسكه وسواء خرج من طريقه المعتاد أو غيره مع الانسداد الأصلي وسواء كان في نوم أو يقظة بجماع أو غيره. (في الذكر والأنثى لتسع سنين) قمرية تحديدية عند البيجوري والشربيني

والذي اعتمده ابن حجر وشيخ الإسلام أنها تقريبية، ونقل عبدالكريم عن الرملي أنها تقريبية في الأنثى وتحديدية في الذكر. (و) ثالثها (الحيض في الأنثى لتسع سنين) تقريبية بأن كان نقصها أقل من ستة عشر يوماً ولو بلحظة1

Jika Anda bertanya, sebutkan tanda tanda baligh yang tertera dalam teks tersebut, jawabannya ada tiga. Satu tanda khusus perempuan, dan dua tanda lainnya berlaku umum. Mari kita bahas satu per satu dengan bahasa yang mudah dicerna.

Tanda Tanda Baligh untuk Laki Laki dan Perempuan

Teks Arab asli dalam kitab Kashifatus Saja yang menjelaskan tiga tanda baligh: usia 15 tahun, ihtilam, dan haid.
Kutipan teks asli (naskh) dari kitab Kashifatus Saja yang merinci tiga tanda baligh bagi laki-laki dan perempuan.

Para ulama membagi tanda kedewasaan ini menjadi tiga kategori utama. Berikut rinciannya:

1. Genap Berusia 15 Tahun (Batas Maksimal)

Infografis perbandingan kalender Masehi dan Hijriah untuk menghitung usia baligh 15 tahun, di mana Hijriah lebih cepat sekitar 6 bulan.
Jangan sampai salah hitung! Batas usia 15 tahun dalam fikih menggunakan patokan kalender Hijriah (Qamariyah), bukan Masehi.

Ini adalah tanda yang sering dilupakan. Banyak orang tua hanya menunggu mimpi basah atau haid. Padahal, tanda baligh bagi perempuan yang belum mengalami haid yaitu ketika usianya genap 15 tahun. Hal yang sama berlaku untuk laki-laki yang tidak kunjung mimpi basah.

Dalam kitab disebutkan: “Sempurna berumur lima belas tahun qamariyah secara tahdidiyah.”

Ada dua poin penting di sini:

  • Kalender Hijriah: Perhitungan umur dalam Islam menggunakan kalender bulan (Qamariyah), bukan Masehi. Ingat, 15 tahun Hijriah itu lebih cepat sekitar 6 bulan daripada 15 tahun Masehi.
  • Wajib Pasti (Tahdidiyah): Hitungannya harus presisi. Usia 15 tahun dihitung sejak detik kelahiran bayi (terpisahnya seluruh badan dari rahim). Jika kurang sehari saja, belum dianggap baligh lewat jalur usia ini.

Jadi, tanda baligh menurut fiqih tidak harus menunggu perubahan fisik. Jika umur sudah sampai batasnya, otomatis anak tersebut sudah mukallaf (wajib menjalankan syariat).

2. Ihtilam (Keluar Mani)

Tanda kedua ini lebih bersifat biologis. Tanda-tanda baligh seorang laki-laki adalah keluarnya mani, atau yang sering kita kenal dengan istilah mimpi basah.

Istilah lain mimpi basah sebagai tanda baligh adalah Ihtilam. Syekh Nawawi menjelaskan ihtilam secara mendalam. Definisi ihtilam tidak hanya terbatas pada mimpi saat tidur. Keluarnya mani saat terjaga, baik karena sebab syahwat atau lainnya, juga masuk dalam kategori ini.

Perlu diketahui ihtilam adalah tanda baligh bagi anak laki-laki maupun perempuan yang sudah mencapai usia minimal 9 tahun Hijriah.

Jika ada anak usia 7 tahun mengalami hal ini, itu dianggap penyakit atau kondisi tidak normal, bukan tanda baligh. Para ulama memiliki sedikit perbedaan pendapat mengenai ketepatan usia 9 tahun ini:

  • Imam Al-Bajuri berpendapat harus genap 9 tahun pas.
  • Ibnu Hajar berpendapat usia ini adalah perkiraan (taqribiyah). Artinya jika kurang sedikit dari 9 tahun sudah mengalami ihtilam, tetap sah dianggap baligh.

Jika diminta untuk sebutkan tanda tanda baligh bagi laki laki, maka poin ihtilam dan usia 15 tahun adalah dua jawaban utamanya.

3. Haid atau Menstruasi

Ilustrasi kalender dengan lingkaran merah dan buku catatan haid sebagai simbol tanda baligh pada anak perempuan.
Haid adalah tanda utama kedewasaan bagi perempuan. Penting bagi remaja putri untuk mulai mencatat siklus bulanannya.

Tanda ketiga ini adalah pembeda utama antara laki-laki dan perempuan. Tanda baligh perempuan yang paling umum dan mudah dikenali adalah datangnya bulan atau haid.

Tanda baligh pada anak perempuan adalah keluarnya darah haid dari kemaluan saat kondisinya sehat, bukan karena penyakit atau melahirkan. Sama seperti ihtilam, batas minimal usia haid adalah 9 tahun Hijriah.

Namun, ada keringanan dalam perhitungannya. Tanda baligh bagi perempuan menurut ilmu fiqih adalah haid pada usia 9 tahun secara taqribiyah (perkiraan). Maksudnya, jika seorang anak perempuan mengeluarkan darah haid padahal usianya kurang sedikit dari 9 tahun, dia tetap dihukumi baligh.

Berapa toleransi kekurangannya? Kitab Kashifatus Saja menyebutkan toleransinya tidak boleh lebih dari 16 hari. Ini berdasarkan maksimal darah haid dalam satu bulan.

  • Jika umurnya 9 tahun kurang 14 hari lalu haid: Sah Baligh.
  • Jika umurnya 9 tahun kurang 20 hari lalu haid: Darah itu dianggap darah penyakit, dan dia Belum Baligh.

Jadi, ketika diminta sebutkan tanda tanda baligh bagi perempuan, jawabannya adalah: genap 15 tahun, ihtilam (mimpi basah), dan haid.

Tabel Ringkasan Tanda Baligh

Agar lebih mudah dipahami, berikut ringkasan tanda baligh pada perempuan adalah dan perbandingannya dengan laki-laki:

Tanda BalighLaki-lakiPerempuanBatas Usia Minimal
Usia 15 TahunYaYa15 Th (Hijriah)
Ihtilam (Mimpi Basah)YaYa9 Th (Hijriah)
Haid (Menstruasi)TidakYa9 Th (Hijriah)

Kasus Khusus: Bagaimana Jika Hamil?

Mungkin ada pertanyaan di benak Anda, bagaimana dengan kehamilan? Apakah itu termasuk tanda baligh?

Faktanya, kehamilan bukanlah tanda primer, melainkan bukti sekunder. Seorang wanita tidak mungkin hamil jika sel telurnya belum matang (ovulasi). Ovulasi pada wanita bisa disamakan dengan keluarnya mani.

Jadi, jika seorang anak perempuan hamil, itu menjadi bukti bahwa dia sebenarnya sudah baligh sebelumnya melalui proses keluarnya mani/sel telur tersebut, meskipun mungkin dia tidak menyadarinya.

FAQ: Pertanyaan Seputar Tanda Baligh

Seorang ibu muslim berhijab sedang berbicara hangat dengan anak perempuannya, memberikan bimbingan tentang masa baligh dan kewajiban shalat.
Pendampingan orang tua yang hangat sangat dibutuhkan agar anak siap menghadapi masa transisi menuju akil baligh. @Gambar by Gemini

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering muncul terkait topik ini:

Apakah mimpi basah satu-satunya tanda baligh untuk pria?

Tidak. Jika Anda diminta sebutkan tanda tanda baligh bagi laki laki, selain mimpi basah, ada tanda usia 15 tahun Hijriah. Jadi jika anak laki-laki tidak pernah mimpi basah sampai usia 15 tahun, dia otomatis baligh pada ulang tahunnya yang ke-15 (Hijriah).

Apa yang dimaksud istilah Ihtilam?

Ihtilam adalah tanda baligh bagi laki-laki dan perempuan yang ditandai dengan keluarnya cairan mani, baik saat tidur maupun sadar. Istilah lain mimpi basah sebagai tanda baligh adalah ihtilam ini.

Apakah semua darah yang keluar dari anak perempuan adalah haid?

Tidak selalu. Tanda baligh pada anak perempuan adalah haid yang keluar setelah usia 9 tahun (atau kurang sedikit dalam batas toleransi). Jika keluar saat usia 7 atau 8 tahun, itu disebut darah fasad (rusak/penyakit).

Apa tanda baligh bagi perempuan yang belum mengalami haid?

Tanda baligh bagi perempuan yang belum mengalami haid yaitu ketika ia mengalami ihtilam (mimpi basah) atau ketika usianya telah mencapai 15 tahun Hijriah.

Kesimpulan

Memahami tanda tanda baligh bukan sekadar menghafal teori. Ini adalah bekal kita sebagai orang tua untuk menyiapkan anak-anak memasuki gerbang tanggung jawab. Jangan sampai anak kita sudah wajib shalat tapi meninggalkannya karena ketidaktahuan kita tentang tanda baligh menurut fiqih.

Semoga penjelasan dari kitab Kashifatus Saja ini bermanfaat bagi keluarga Anda. Perhatikan tumbuh kembang buah hati, dan bimbinglah mereka saat tanda-tanda kedewasaan itu mulai muncul.

Catatan Kaki

  1. Muhammad bin Umar Nawawi al-Jawi, Kāsyifat al-Sajā fī Syarḥ Safīnat al-Najā (maktabah al-Syāmilah al-Dzahabiyyah), hlm. 19–21. ↩︎

Ruang Muzakarah (Diskusi)

Silakan bertanya atau berbagi ilmu dengan adab yang baik. Email Anda aman dan tidak akan dipublikasikan.