Cara Mensucikan Najis Anjing dengan Tanah dan Air

Ilustrasi santri menuangkan air bersih ke tanah untuk cara mensucikan najis anjing

Bagi banyak Muslim, pertanyaan tentang cara bersuci dari najis anjing sering muncul begitu kulit atau pakaian bersentuhan dengan hewan ini — entah karena tanpa sengaja tersentuh, atau karena memelihara anjing untuk keperluan seperti penjagaan dan berburu. Berbeda dari najis pada umumnya yang cukup dibasuh air biasa, najis anjing memiliki tata cara husus yang sudah digariskan … Baca Selengkapnya

Hukum Darah dalam Islam: Haid, Luka, Nyamuk

Ilustrasi hukum darah dalam Islam menurut fikih Syafi'i tentang darah haid, luka, dan nyamuk

Darah pada badan, pakaian, mukena, seprai, atau kasur sering melahirkan tiga pertanyaan yang berbeda: apakah darah najis, apakah darah itu dimaafkan, dan apakah darah tersebut membatalkan wudhu. Ketiganya tidak boleh dicampur. Darah dapat berstatus najis, tetapi sebagian noda mendapat keringanan saat shalat. Sebaliknya, terkena darah tidak dengan sendirinya membatalkan wudhu. Pembahasan ini memakai fiqih Mazhab … Baca Selengkapnya

Najis dari Cairan Tubuh Manusia: Bol, Madzi, Wadi, Muntah, dan Nanah

Ilustrasi thaharah dengan kain putih, air, kitab fiqih, dan tasbih untuk artikel najis cairan tubuh manusia.

Cairan tubuh manusia tidak semuanya memiliki hukum yang sama. Ada cairan yang najis dan wajib disucikan bila mengenai badan, pakaian, atau tempat shalat. Ada pula cairan yang suci, meskipun secara kebiasaan tampak kotor. Pembahasan ini memakai istilah bol sebagai label untuk darah atau cairan yang terkait dengan bawasir atau ambeien. Kata tersebut bukan istilah Arab … Baca Selengkapnya

Queefing Apakah Membatalkan Wudhu? Hukum Keluar Angin dari Kemaluan Wanita Menurut Fikih Syafi’i

Muslimah berhijab membaca kitab fikih di ruang belajar pesantren untuk memahami hukum wudhu.

Queefing adalah istilah yang dipakai untuk udara yang keluar dari kemaluan wanita. Dalam bahasa Indonesia, orang juga menyebutnya angin dari depan, udara dari kemaluan wanita, atau kadang menyamakannya dengan kentut. Lalu, keluar angin dari kemaluan wanita apakah membatalkan wudhu? Dalam fikih Syafi’i, jawabannya: ya, apabila benar-benar diyakini ada udara yang keluar dari qubul atau kemaluan. … Baca Selengkapnya

Hukum Air Mani: Najis atau Suci? Pendapat Madzhab Syafi’i

Kitab fikih berbahasa Arab, kain putih, sajadah, dan tasbih sebagai ilustrasi hukum air mani suci atau najis menurut Madzhab Syafi'i.

Jawaban pokok: menurut pendapat yang dipakai dalam Madzhab Syafi’i, mani manusia itu suci, bukan najis. Jadi, jawaban bagi pertanyaan apakah air mani najis, air mani apakah najis, atau apakah sperma najis adalah: tidak najis, selama yang dimaksud benar-benar mani dan tidak terkena najis lain. Artikel ini membahas status mani sebagai benda dalam bab thaharah. Pembahasan … Baca Selengkapnya

Hukum Anjing: Najis Mughallazhah dan 7 Basuhan

Tangan menuangkan air ke wadah keramik putih di halaman pesantren, dengan mangkuk tanah bersih sebagai ilustrasi tujuh basuhan najis anjing.

Artikel ini membahas hukum anjing dalam Islam menurut mazhab Syafi’i, khusus pada persoalan kesucian dan kenajisan. Fokusnya ialah status anjing sebagai najis mughallazhah, bagian yang dapat memindahkan najis, dan tata cara menyucikan benda yang terkena. Bahasan ini tidak mengulas seluruh hukum memelihara, berburu dengan, atau memakai anjing untuk penjagaan. Setiap persoalan itu memiliki rincian tersendiri. … Baca Selengkapnya

Najis Mugholadoh Adalah: Pengertian, Contoh, dan Cara Menyucikannya (Lengkap)

Ilustrasi najis mughallazhah dengan kitab fikih, wadah keramik, air, tanah, dan tujuh tetes air sebagai simbol tujuh basuhan.

Catatan mazhab: Artikel ini menjelaskan ketentuan mazhab Syafi’i dengan rujukan utama Asna al-Mathalib, serta penguat dari Fath al-Qarib dan Al-Iqna’. Perbedaan pendapat antarmazhab tidak dibahas di sini. Najis mughallazhah adalah najis yang terkait dengan anjing, babi, dan hewan turunan salah satunya. Dalam mazhab Syafi’i, penyuciannya memiliki ketentuan khusus: tujuh basuhan dengan air suci mensucikan, dan … Baca Selengkapnya

Pengertian Najis Secara Bahasa dan Istilah

Pengertian Najis Secara Bahasa dan Istilah

Sebelum beranjak pada perbedaan hadas dan najis, pengertian najis dan hadas perlu dipahami sebelum seseorang menilai apakah ia cukup berwudhu, perlu mandi wajib, atau harus mencuci pakaian dan tempat salat. Keduanya sama-sama berkaitan dengan thaharah, tetapi hakikat, sebab, tempat, dan cara bersucinya berbeda. Sederhananya, hadas adalah keadaan hukum pada diri seseorang yang menghalangi ibadah tertentu … Baca Selengkapnya